Rabu, 31 Maret 2010

kafir menghalalkan segala cara

 

Otoritas keamanan Inggris menyelidiki kelakukan dinas intelijen Zionis Mossad terkait pemalsuan ribuan paspor Inggris, menyusul ditemukanya paspor palsu milik pelaku pembunuh Mabhuh.

Harian World News Inggris menyebutkan, langkah ini dilakukan menyusul kecurigaan badan intelijen Inggris M16 yang mensinyalir kegiatan Mossad di Inggris yang bekerja sama dengan salah satu perusahaan maskapai negera tersebut dalam pemalsuan ribuan paspor.

Berdasarkan informasi dari sejumlah pejabat M16 menyebutkan, Mossad melakukan aksinya bersama salah satu perusahaan maskapai Israel. Dari sini timbul kecurigaan sebagian paspor ini digunakan dalam aksi pembunuhan terhadap Al-Mabhuh di Dubai 20 Januari lalu.

Sementara itu, situs Zionis Maarev melaporkan, menyusul hasil penyidikan di Dubai, di Inggris pun mulai dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah diplomat Israel yang berujung pada pengusiran salah seorang anggota Mossad di London. Bukan ini saja, departemen luar negeri Inggris bahkan memberikan peringatan kepada rakyatnya agar tidak memberikan paspornya kepada pihak ke tiga. Walaupun ia seorang pejabat, karena dikhawatirkan terjadinya pemalsuan. Selain itu deplu berencana menyebarkan nama-nama perusahaan maskapai yang dicurigai melakukan hal ini.

Situs manambahkan, sumber kepolisian Inggris masih mencurigai pemeriksaan terhadap delegasi keamanan yang ikut dalam konferensi “Teroris” tahun lalu di Israel. Karena terbukti tidak ada delegasi Inggris yang datang ke sana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar