Tampilkan postingan dengan label Salute. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Salute. Tampilkan semua postingan
Senin, 22 Januari 2024
CURAK
Ketika istriku meraup segenggam demi segenggam tumpukan logam kepeng dalam baskom dan kemudian...melempar keatas kerumunan ibu-ibu dan anak-anak yang sudah siap menanti....
"Byaaaar..." lemparan pertama dimulai dan langsung disambut teriakan anak-anak yang kegirangan dan berebut. Mereka berusaha memungut sebanyak-banyaknya uang yang terdiri dari kepengan logam senilai 100,200,500 dan 1000 untuk curak tersebut.
Kegirangan penuh tawa anak-anak dan orang tuanya bersahutan terdengar usai beberapa lemparan curak selesai. Anak-anak dan ibu-ibu tampak sangat gembira sambil menghitung uang curak yang didapatnya.
Budaya curak dilakukan bukan hanya karena mendapat sesuatu akan tetapi,curak ini bisa dilakukan apabila suatu individu atau keluarga mendapatkan kenikmatan seperti istrinya hamil, atau mendapat anak laki-laki. Bisa juga saat anaknya baru turun atau bisa berjalan dan lainnya.
Satu hal yang di pandang baik dari tradisi ini adalah kearifan lokal,dimana ada keberbagian kebahagiaan kepada sesama
ketika salah satu masyarakat mendapatkansuatu nikmat.
Selasa, 10 Juni 2014
Kartini yang kebablasan
Perputaran zaman tidak akan pernah membuat wanita menyamai laki-laki. Wanita tetaplah wanita dengan segala kemampuan dan kewajibannya. Yang harus berubah adalah wanita harus mendapat pendidikan dan perlakukan yang lebih baik. Wanita harus sehat jasmani dan rohani, berakhlak dan berbudi pekerti luhur, taat beribadah yang kesemuanya hanya akan terpenuhi dengan mempunyai ilmu pengetahuan.
Kenapa Belanda dan Indonesia memilih kartini sebagai pahlawan....
Karena Kartini tidak menganggap penjajah Belanda sebagai kafir.... Sebagaimana Cut Nyak Dien..
Dan karena itu pula Agus Salim menolak tawarannya...
Jumat, 15 Februari 2013
Langganan:
Postingan (Atom)
